Login Member

Belum Punya Akun? Silahkan Registrasi Disini

Tetang Warisan Budaya Tak Benda

Apa itu Warisan Budaya Takbenda?

”Warisan budaya takbenda” meliputi segala praktek, representasi, ekspresi, pengetahuan, keterampilan--serta alat-alat, benda (alamiah), artefak dan ruang-ruang budaya terkait dengannya--yang diakui oleh berbagai komunitas, kelompok, dan dalam hal tertentu perseorangan sebagai bagian warisan budaya mereka. Warisan budaya takbenda ini, yang diwariskan dari generasi ke generasi, senantiasa diciptakan kembali oleh berbagai komuniti dan kelompok sebagai tanggapan mereka terhadap lingkungannya, interaksinya dengan alam, serta sejarahnya, dan memberikan mereka rasa jati diri dan keberlanjutan, untuk memajukan penghormatan keanekaragaman  budaya dan daya cipta insani.

 

Wujud Warisan Budaya Takbenda?

“Warisan budaya takbenda”, diwujudkan antara lain di bidang-bidang berikut:

  1. tradisi dan ekspresi lisan, termasuk bahasa sebagai wahana warisan budaya takbenda;
  2. seni pertunjukan;
  3. adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan;
  4. pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta;
  5. kemahiran kerajinan tradisional.

 

Apa itu Registrasi Warisan Budaya Takbenda Nasional?

Registrasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia mencakup pendaftaran dan pencatatan unsur budaya menjadi warisan budaya masyarakat, kemudian dilakukan penetapan sebagai upaya pelindungannya. Hal ini merupakan bagian dari upaya pelestarian warisan budaya takbenda agar dapat memantapkan jatidiri bangsa, dan juga dapat memperjelas asal usul unsur budaya yang terdapat di wilayah Indonesia.

 

Apa Tujuan Registrasi Warisan Budaya Takbenda Nasional?

Untuk mendokumentasi seluruh unsur budaya di Indonesia guna mempertahankan nilai dan makna dari unsur budaya tersebut demi keberadaannya bagi generasi penerus bangsa.

 

Apa saja yang harus dicatat?

Hal-hal yang harus dicatatkan dalam warisan budaya takbenda adalah nilai-nilai budaya dalam masyarakat yang mengungkapkan gagasan dan perilaku masyarakat pendukung dari unsur kebudayaan, meliputi sejarah atau asal usul unsur budaya, komunitas pendukung,  deskripsi terkait unsur budaya yang mengungkapkan pentingnya nilai-nilai budaya dalam unsur budaya tersebut, hal-hal yang telah dilakukan untuk pelindungan, pengembangan dan pemanfaatannya, dan hal-hal yang akan dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kelestarian unsur budaya tersebut.

 

Mengapa Perlu didaftar dan dicatat?

Warisan budaya takbenda dicatat agar masyarakat mengetahui, mengenali, menyadari dan melestarikan warisan budaya takbenda Indonesia. Warisan Budaya takbenda penting bagi masyarakat pendukung kebudayaan yang bersangkutan dan bagi perkembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan.

 

Siapa yang harus mendaftar?

Seluruh masyarakat Indonesia.

Pencatatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) seperti komunitas pendukungnya dan masyarakat Indonesia.

 

Bagaimana Cara Melestarikan?

Warisan Budaya Takbenda Indonesia merupakan bukti perkembangan kebudayaan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, untuk melestarikannya adalah mengetahui, mengenali sehingga terbangun rasa memiliki dan menghargai warisan budaya tersebut. Seperti kata pepatah “Tak kenal maka tak sayang”. Selanjutnya pelestarian  terhadap warisan budaya takbenda  dapat dilakukan dalam bentuk pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. Perlindungan berarti tindakan yang bertujuan menjamin kelestarian warisan budaya, misalnya secara hukum atau melalui peraturan dan kebijakan terkait warisan budaya takbenda, dokumentasi, penelitian, dan pendidikan. Setelah itu, perlu dilakukan pengembangan yang dapat dilakukan melalui  pengemasan dan promosi.  Untuk lebih dapat dirasakan oleh masyarakat, waisan budaya takbenda  dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk seperti pemanfaatan pariwisata, sosial, keagamaan, ekonomi,  internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Seluruh upaya tersebut harus tetap memegang prinsip pelestarian yang tidak merusan nilai-nilai  budaya masyarakat Indonesia.

WARISAN BUDAYA TAKBENDA TERCATAT

 

Tambah Karya Budaya | Download Formulir WBTB

Daftar Karya Budaya, Kategori All

 1 2 3 >  Last ›
No. Nama Karya Budaya Lokasi Tanggal
Registrasi
Keterangan
1 Saman kabupaten gayo lues , nangroe aceh darussalam 14 - Feb - 2010 -
2 Adat Tumper kabupaten banyuwangi , jawa timur 20 - Jan - 2010 -
3 Agama Adam kabupaten blora , jawa tengah 13 - Jan - 2009 -
4 Ahacu Alo kabupaten kolaka , sulawesi tenggara 19 - Nov - 2009 -
5 Aisoki kabupaten waropen , papua 26 - Jan - 2010 -
6 Akkorontigi sulawesi tenggara 04 - Jan - 2010 -
7 Alalabang kabupaten sumenep , jawa timur - -
8 Alang sulawesi tengah 18 - Jan - 2010 -
9 Aluk Todolo kabupaten toraja utara , sulawesi selatan 18 - Jan - 2010 -
10 Ampakeari kabupaten waropen , papua 26 - Jan - 2010 -
11 Ancak-ancak Alis di yogyakarta 20 - Jan - 2010 -
12 Angklung jawa barat Januari 2010 -
13 Angling Darma kabupaten bojonegoro , jawa timur 16 - Jan - 2010 -
14 Upacara Anta Mangaji - 06 - Jan - 2010 -
15 Anyaman Keladi Air kabupaten pontianak , kalimantan barat 08 - Jan - 2010 -
16 Kisah Mengapa Kelapa Bermata kabupaten konawe , sulawesi tenggara 05 - Nov - 2009 -
17 Appanaung ri Jeqneq kabupaten takalar , sulawesi selatan 04 - Jan - 2010 -
18 Appasili - 04 - Jan - 2010 -
19 Aqjaga kabupaten gowa , sulawesi selatan 04 - Jan - 2010 -
20 Aqngaruq kabupaten gowa , sulawesi selatan 04 - Jan - 2010 -
21 Agraga kota makassar , sulawesi selatan 04 - Jan - 2010 -
22 Arbab Aceh kabupaten pidie , nangroe aceh darussalam 14 - Dec - 2009 -
23 Keraton Ternate kota ternate , maluku utara 05 - Oct - 2009 -
24 Arsitektur Tradisional Suku Dayak Ngaju kabupaten barito selatan , kalimantan tengah - -
25 Meunasah kabupaten aceh besar , nangroe aceh darussalam 14 - Dec - 2010 -
26 Aristektur Rumah Tradisional Aceh Tamiang kabupaten aceh tamiang , nangroe aceh darussalam 10 - Jan - 2009 -
27 Arsitektur Rumah Tradisional Bawean Jatim kabupaten gresik , jawa timur Desember 2010 -
28 Arsitektur Tradisional Puk Sarang Kediri kabupaten kediri , jawa timur 20 - Jan - 2012 -
29 Arsitektur Tradisional Daerah Jambi jambi - -
30 Arsitektur Tradisional Daerah Kalimantan Barat kalimantan barat - -
31 Arsitektur Tradisional Daerah Kalimantan Selatan kalimantan selatan - -
32 Nuwo Ghacak lampung 16 - Jan - 2010 -
33 Arsitektur Tradisional Masjid Tegalsari, Ponorogo, Jawa Timur - 20 Januari 2010 -
34 Arsitektur Tradisional Daerah Nusa Tenggara Timur kabupaten kupang , nusa tenggara timur - -
35 Arsitektur Tradisional Rejang Bengkulu kabupaten ogan komering ulu , sumatera selatan 23 Desember 2009 -
36 Rumah Adat Rote nusa tenggara timur 05 Oktober 2009 -
37 Arsitektur Tradisional Suku Tobati kabupaten jayapura , papua 2 Oktober 2009 -
38 Rumah gadang kota pariaman , sumatera barat 10 Oktober 2009 -
39 Arsitektur Tradisional Daerah Sumatera Selatan kota palembang , sumatera selatan - -
40 Arsitektur Tradisional Daerah Sumatera Utara kabupaten karo , sumatera utara - -
 1 2 3 >  Last ›